Setapak Langkah – 05 April 2026 | Ibadah Paskah yang diselenggarakan pada Minggu, 5 April 2026, di Gereja Immanuel, Jakarta, berlangsung khusyuk dengan ribuan jemaat yang hadir. Tema utama perayaan tersebut adalah “Kebangkitan Kristus Memperbarui Kemanusiaan Kita”, yang menekankan pentingnya kebangkitan spiritual sekaligus pembaruan moral dalam kehidupan sehari-hari.
Pendeta utama, Pastur Rev. Yohanes, menekankan bahwa kebangkitan Kristus bukan sekadar peringatan liturgis, melainkan panggilan untuk menumbuhkan kepedulian sosial melalui tindakan sederhana. Ia mengajak setiap jemaat untuk menyalurkan kasih Kristus kepada sesama lewat langkah‑langkah kecil yang dapat dilakukan di lingkungan sekitar.
Berikut adalah beberapa contoh tindakan sederhana yang diusulkan oleh gereja untuk menumbuhkan kepedulian:
- Memberikan makanan ringan kepada anak-anak kurang mampu di sekitar gereja.
- Mengumpulkan pakaian layak pakai untuk disumbangkan ke panti asuhan.
- Menjadi relawan dalam program kebersihan lingkungan setiap akhir pekan.
- Mengunjungi lansia yang tinggal sendirian dan menawarkan bantuan kecil.
- Berpartisipasi dalam kampanye daur ulang sampah plastik di wilayah Jakarta Selatan.
Untuk memberikan gambaran dampak yang dapat dihasilkan, Gereja Immanuel menyajikan data perkiraan kontribusi tindakan tersebut dalam tabel berikut:
| Tindakan | Target Jumlah Penerima | Potensi Dampak Sosial |
|---|---|---|
| Distribusi makanan ringan | 200 anak | Peningkatan gizi dan kebahagiaan |
| Sumbangan pakaian | 150 orang | Mengurangi kebutuhan dasar |
| Relawan kebersihan | 10 lingkungan | Lingkungan lebih bersih dan sehat |
| Kunjungan lansia | 30 lansia | Meningkatkan kesejahteraan emosional |
| Kampanye daur ulang | 1.000 kg plastik | Pengurangan sampah plastik |
Acara penutup Paskah diakhiri dengan doa bersama, di mana seluruh jemaat berjanji untuk menjadikan tindakan-tindakan sederhana tersebut sebagai bagian dari komitmen hidup mereka. Gereja Immanuel berharap, semangat kebangkitan Kristus dapat terus menginspirasi perubahan positif tidak hanya di gereja, tetapi juga di masyarakat luas.