Setapak Langkah – 04 April 2026 | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan bahwa pada hari ini jumlah warga yang mengungsi akibat banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mencapai 2.839 jiwa. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan laporan sebelumnya, menandakan bahwa kondisi banjir masih belum sepenuhnya terkendali.
Banjir yang melanda Demak dipicu oleh curah hujan tinggi selama beberapa hari terakhir, menyebabkan meluapnya beberapa sungai kecil dan memaksa penduduk di sejumlah desa untuk meninggalkan rumah mereka. BNPB bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak telah menyiapkan titik-titik evakuasi, menyalurkan bantuan pangan, air bersih, dan perlengkapan darurat kepada para pengungsi.
Tim penanggulangan bencana juga terus memantau perkembangan situasi melalui pemetaan wilayah terdampak dan koordinasi dengan pihak kepolisian, TNI, serta relawan lokal. Upaya pemulihan jangka pendek difokuskan pada penyediaan tempat penampungan yang layak, sementara rencana jangka panjang meliputi perbaikan infrastruktur drainase dan penanaman kembali vegetasi di daerah rawan banjir.
BNPB menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan melaporkan potensi bahaya secara cepat. Masyarakat diharapkan untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas, dan memanfaatkan fasilitas penampungan yang telah disediakan.