Setapak Langkah – 02 April 2026 | Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan program pelatihan berbasis daring bernama MOOC Pintar yang ditujukan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang pendidikan. Program ini menargetkan 500 ribu pendidik, termasuk guru, dosen, dan tenaga kependidikan, agar dapat mengikuti pelatihan secara bersamaan melalui platform digital.
Tujuan utama MOOC Pintar adalah mempercepat digitalisasi proses belajar mengajar, memperluas akses materi pembelajaran modern, serta menyiapkan pendidik menghadapi tantangan pendidikan era 4.0. Dengan skala nasional, program ini diharapkan dapat menutup kesenjangan kompetensi digital di antara pendidik di seluruh wilayah Indonesia.
Berikut beberapa komponen utama yang akan dibahas dalam pelatihan:
- Literasi Digital: Pengenalan dasar teknologi informasi, keamanan siber, dan penggunaan aplikasi produktivitas.
- Pedagogi Online: Metode pengajaran interaktif, pembuatan konten multimedia, serta evaluasi pembelajaran daring.
- Manajemen Pembelajaran: Strategi perencanaan kurikulum digital, pengelolaan kelas virtual, dan analisis data belajar.
Proses pendaftaran dan mengikuti pelatihan dapat dilakukan dalam tiga langkah sederhana:
- Mendaftar melalui portal resmi Kemenag dengan mengisi data pribadi dan institusi.
- Mengakses modul pelatihan yang tersedia di platform MOOC Pintar setelah verifikasi akun.
- Menyelesaikan tugas dan kuis pada tiap modul serta mengumpulkan bukti penyelesaian untuk sertifikasi.
Setiap modul dirancang dengan durasi fleksibel, memungkinkan pendidik menyesuaikan waktu belajar dengan jadwal mengajar. Selain itu, Kemenag menyediakan forum diskusi internal untuk berbagi pengalaman dan solusi praktis antar peserta.
Program ini dijadwalkan mulai pada kuartal ketiga tahun 2024 dengan fase pilot di beberapa provinsi, kemudian diperluas ke seluruh Indonesia dalam tiga bulan berikutnya. Kemenag menargetkan bahwa setidaknya 80% peserta akan memperoleh sertifikat kompetensi digital setelah menyelesaikan semua modul.
Dengan pelatihan massal ini, Kemenag berharap pendidik dapat mengintegrasikan teknologi secara efektif dalam proses belajar mengajar, meningkatkan kualitas pendidikan, dan mendukung tercapainya visi pendidikan berkarakter dan berdaya saing global.