Setapak Langkah – 02 April 2026 | Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas hilangnya tiga anggota TNI yang sedang bertugas dalam misi penjagaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL).
Ketiga prajurit tersebut tewas dalam insiden yang terjadi pada waktu yang belum dipublikasikan. Gibran menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan penyelidikan menyeluruh serta proses pemulangan jenazah dilakukan dengan hormat.
Dalam pernyataannya, Gibran menambahkan:
- Komitmen penuh pemerintah untuk mengusut penyebab tragedi secara transparan.
- Penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga korban dan dukungan moral bagi mereka.
- Upaya mempercepat proses identifikasi dan pemulangan jenazah ke tanah air.
UNIFIL, yang dibentuk pada tahun 1978, menugaskan pasukan multinasional termasuk Indonesia untuk menjaga stabilitas di wilayah perbatasan Lebanon selatan. Kehilangan prajurit dalam tugas perdamaian menegaskan risiko tinggi yang dihadapi anggota TNI di luar negeri.
Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar Negeri telah berkoordinasi dengan otoritas Lebanon serta PBB untuk mempercepat proses identifikasi dan pemakaman. Keluarga korban dijamin mendapatkan dukungan penuh, baik secara administratif maupun psikologis.
Peristiwa ini sekaligus mengingatkan publik akan pentingnya menghargai pengorbanan para pahlawan yang berbakti di medan internasional, serta menegaskan kembali komitmen Indonesia dalam kontribusi terhadap operasi perdamaian dunia.