histats

Gerindra Kecam Serangan Israel yang Menewaskan 3 Prajurit TNI di Lebanon, Sebut Pelanggaran Serius

Gerindra Kecam Serangan Israel yang Menewaskan 3 Prajurit TNI di Lebanon, Sebut Pelanggaran Serius

Setapak Langkah – 02 April 2026 | Ketiga anggota TNI yang bertugas dalam misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) tewas dalam serangan udara yang dilancarkan Israel pada akhir pekan lalu. Insiden ini memicu kecaman keras dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), yang menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.

Budisatrio Djiwandono, ketua Dewan Pimpinan Pusat Gerindra, menegaskan bahwa kematian prajurit Indonesia tidak dapat dibenarkan dan menuntut penyelidikan independen serta pertanggungjawaban penuh dari pihak Israel. “Kami menuntut agar pihak berwenang internasional menindaklanjuti kejadian ini dengan tegas, serta memastikan bahwa pelanggaran hak asasi manusia tidak dibiarkan berlalu begitu saja,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Serangan tersebut terjadi saat tiga prajurit TNI sedang melaksanakan tugas rutin di wilayah perbatasan selatan Lebanon, yang selama ini berada di zona aman di bawah mandat UNIFIL. Menurut laporan awal, serangan udara menargetkan area yang diduga menjadi posisi militer Hizbullah, namun tidak ada bukti yang mengonfirmasi keterlibatan pasukan militer Lebanon atau kelompok bersenjata lain.

Gerindra menambahkan bahwa insiden ini berpotensi merusak hubungan diplomatik Indonesia dengan Israel, sekaligus menambah ketegangan di kawasan Timur Tengah yang sudah rentan. Partai tersebut menyerukan pemerintah Indonesia untuk mengajukan protes resmi di forum internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta mempertimbangkan langkah-langkah diplomatik lainnya.

Beberapa poin utama yang disampaikan Gerindra:

  • Mengutuk tegas serangan yang menewaskan prajurit Indonesia.
  • Menuntut investigasi independen oleh badan internasional.
  • Meminta ganti rugi kepada keluarga korban.
  • Mengajak negara-negara sahabat untuk bersama-sama menekan Israel agar menghentikan tindakan serupa.

Insiden ini juga menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat Indonesia, mengingat TNI berperan aktif dalam misi perdamaian UNIFIL sejak tahun 1978. Kematian tiga prajurit tersebut menambah daftar korban Indonesia dalam operasi penjaga perdamaian di luar negeri, yang terakhir tercatat pada tahun 2019.

Secara regional, serangan ini meningkatkan risiko eskalasi konflik di perbatasan Israel-Lebanon, yang selama ini telah mengalami ketegangan berulang. Observers menilai bahwa tindakan Israel, meski diklaim sebagai respons terhadap ancaman militer, dapat memperparah situasi dan menimbulkan konsekuensi kemanusiaan lebih luas.

Gerindra menutup pernyataannya dengan menyerukan dialog internasional yang konstruktif untuk menegakkan hukum humaniter dan melindungi personel militer yang bertugas di zona konflik.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *