Setapak Langkah – 01 April 2026 | Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperluas upaya untuk mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi serta membuka lebih banyak peluang investasi. Salah satu langkah strategis terbaru adalah pengembangan kawasan industri baru yang diharapkan menjadi penggerak utama perekonomian daerah.
Kawasan industri ini akan dibangun di beberapa kabupaten strategis di Jawa Timur dengan total lahan seluas sekitar 1.200 hektar. Pemerintah menargetkan investasi terikat mencapai Rp 20 triliun dan penciptaan antara 30.000 hingga 40.000 lapangan kerja baru, baik langsung maupun tidak langsung.
| Parameter | Target |
|---|---|
| Investasi terikat | Rp 20 triliun |
| Lapangan kerja | 30.000 – 40.000 posisi |
| Luas lahan | 1.200 hektar |
Untuk menarik investor, pemerintah menyediakan serangkaian insentif, antara lain:
- Pembebasan dan/atau pengurangan pajak daerah selama lima tahun pertama.
- Fasilitas perizinan berlapis satu pintu yang dipercepat.
- Kemudahan akses transportasi melalui jaringan jalan tol dan kereta api yang terintegrasi.
- Dukungan infrastruktur pendukung seperti pasokan listrik, air bersih, dan jaringan telekomunikasi berkecepatan tinggi.
Pengembangan kawasan ini juga diharapkan dapat mengurangi kesenjangan ekonomi antar wilayah di Jawa Timur. Dengan menempatkan fasilitas produksi dan logistik di lokasi yang lebih tersebar, perusahaan dapat memanfaatkan sumber daya lokal, mengurangi biaya distribusi, dan meningkatkan daya saing produk di pasar domestik maupun internasional.
Jika target tercapai, kawasan industri baru ini tidak hanya akan meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur, tetapi juga menjadi contoh sukses bagi provinsi lain dalam mengoptimalkan potensi industri sebagai motor pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.