Setapak Langkah – 01 April 2026 | Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna, menegaskan bahwa pengembangan infrastruktur jalan menjadi fokus utama dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang kerap melanda wilayah Kabupaten Bandung serta menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Berbagai proyek strategis telah masuk dalam daftar prioritas, antara lain:
- Perluasan dan perbaikan jalan provinsi yang menghubungkan kecamatan utama.
- Pembangunan jalan akses menuju kawasan industri dan agrikultur.
- Revitalisasi jaringan jalan pedesaan untuk memperlancar distribusi hasil pertanian.
Untuk mewujudkan agenda tersebut, pemerintah kabupaten menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,1 triliun dalam RKPD 2027, yang terbagi dalam beberapa pos utama:
| Pos Anggaran | Jumlah (Rp) |
|---|---|
| Pembangunan Jalan Utama | 1,200 triliun |
| Perbaikan Jalan Pedesaan | 600 miliar |
| Pengadaan Material & Alat | 300 miliar |
Dengan alokasi dana tersebut, diharapkan proyek dapat selesai tepat waktu dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, seperti menurunnya waktu tempuh, penurunan biaya transportasi, serta peningkatan akses pasar bagi petani dan pelaku usaha kecil.
Selain aspek ekonomi, Bupati Dadang menekankan pentingnya koordinasi lintas sektoral, melibatkan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, serta stakeholder swasta. Pendekatan ini diharapkan dapat memastikan kualitas konstruksi serta keberlanjutan pemeliharaan jalan setelah selesai dibangun.
Implementasi program infrastruktur ini juga sejalan dengan kebijakan nasional yang menitikberatkan pada pengembangan jaringan transportasi untuk memperkuat konektivitas antar daerah. Bupati berharap, melalui RKPD 2027, Kabupaten Bandung dapat menjadi contoh daerah yang berhasil mengatasi kemacetan sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui pembangunan jalan yang terintegrasi.