Setapak Langkah – 29 Maret 2026 | Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menorehkan prestasi di ajang Moto3 Grand Prix Amerika. Pada sesi kualifikasi, ia berhasil menempati posisi start keempat, menandai peningkatan performa yang signifikan setelah penampilan di seri sebelumnya.
Keberhasilan Veda menembus zona depan tidak hanya meningkatkan semangatnya, tetapi juga menghidupkan kembali harapan penggemar balap motor Tanah Air akan potensi podium di kelas Moto3. Pada balapan sebelumnya, Veda sempat mencatat hasil di poin terbatas, namun start P4 memberi peluang strategis untuk bersaing hingga garis finis.
Berikut rangkuman hasil kualifikasi Moto3 GP Amerika:
| Posisi | Pembalap | Waktu (s) |
|---|---|---|
| 1 | Jorge Martin (ESP) | 1:38.215 |
| 2 | Albert Arenas (ESP) | 1:38.340 |
| 3 | Jaume Masiá (ESP) | 1:38.452 |
| 4 | Veda Ega Pratama (INA) | 1:38.560 |
Dengan start di barisan depan, Veda dapat memanfaatkan slipstream dan menghindari kepadatan di tikungan awal, faktor penting dalam balapan Moto3 yang biasanya sangat ketat. Timnya, Honda Team Asia, menyatakan keyakinan tinggi bahwa strategi balapan yang terkoordinasi dapat menempatkan Veda kembali di podium.
Beberapa faktor penentu peluang podium Veda meliputi:
- Kondisi cuaca yang stabil, sehingga ban tetap optimal selama balapan.
- Pengalaman Veda yang terus bertambah sejak debutnya di dunia Moto3.
- Dukungan teknis dari tim yang telah mengoptimalkan setelan mesin dan suspensi.
- Kecepatan rata‑rata lap yang berada dalam zona kompetitif.
Jika Veda berhasil mempertahankan ritme dan mengelola tekanan pada lap akhir, peluang meraih posisi tiga besar semakin besar. Keberhasilan tersebut tidak hanya mengukir prestasi pribadi, tetapi juga dapat menginspirasi generasi pembalap muda Indonesia untuk menembus panggung balap internasional.
Secara keseluruhan, start P4 di GP Amerika menjadi titik tolak penting bagi Veda Ega Pratama dalam perjuangan menuju podium Moto3. Pengamat balap memperkirakan bahwa dengan konsistensi dan strategi yang tepat, pembalap Indonesia ini berpotensi mengukir sejarah baru di seri dunia Moto3.