Setapak Langkah – 29 Maret 2026 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan sektor perumahan melalui program Mini MBA in Property yang telah berjalan sejak 2016. Program ini dirancang untuk melatih dan membekali para pengembang properti dengan pengetahuan manajerial dan keuangan sehingga dapat menghasilkan proyek perumahan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Hingga akhir tahun 2023, BTN berhasil mencetak total 863 pengembang baru yang telah menyelesaikan rangkaian pelatihan Mini MBA. Jumlah ini mencerminkan komitmen bank dalam memperluas jaringan mitra pengembang serta meningkatkan kualitas penyediaan rumah bagi masyarakat.
| Tahun | Jumlah Pengembang Baru |
|---|---|
| 2016 | 100 |
| 2017 | 120 |
| 2018 | 150 |
| 2019 | 140 |
| 2020 | 130 |
| 2021 | 120 |
| 2022 | 103 |
Berikut beberapa poin utama yang menjadi fokus dalam program Mini MBA:
- Pengenalan strategi pemasaran properti yang efektif.
- Manajemen risiko dan analisis kelayakan proyek.
- Pembiayaan perumahan dan peran bank dalam skema kredit.
- Pengelolaan sumber daya manusia dan operasional proyek.
Para peserta yang telah lulus program diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan fasilitas pembiayaan BTN, mempercepat proses pembangunan, dan menurunkan biaya perolehan rumah bagi konsumen akhir. Dampak positifnya terlihat dari meningkatnya volume penyaluran KPR BTN serta pertumbuhan penjualan rumah subsidi dan non-subsidi.
Dengan pencapaian 863 pengembang baru, BTN menegaskan kembali strateginya untuk menjadi “bank perumahan” terdepan di Indonesia, sekaligus berkontribusi pada target pemerintah meningkatkan rasio kepemilikan rumah (KPR) nasional.