Setapak Langkah – 05 Mei 2026 | Jakarta, Senen – Pemerintah DKI Jakarta bersama Badan Penanggulangan Bencana (Bapenas) menyiapkan pemindahan warga yang tinggal di bantaran rel kereta api Jalan Kramat Raya ke kawasan hunian sementara (Huntara) yang sedang dibangun. Relokasi ini dijadwalkan mulai akhir April 2024 dan diperkirakan selesai dalam tiga bulan.
Lokasi Huntara terletak di sisi timur Jalan Kramat Raya, tepat di antara kompleks perkantoran dan area komersial, dengan desain modern yang mengusung konsep ramah lingkungan. Area tersebut dilengkapi fasilitas dasar seperti listrik, air bersih, sanitasi, serta ruang terbuka hijau.
Berikut beberapa fasilitas utama yang akan tersedia di Huntara:
- Rumah susun tipe A dengan 2 kamar tidur.
- Ruang serbaguna untuk kegiatan komunitas.
- Lapangan bermain anak.
- Tempat ibadah multi agama.
- Area parkir dan jalur pejalan kaki yang lebar.
Warga yang akan dipindahkan diperkirakan berjumlah sekitar 200 rumah tangga. Proses pemindahan melibatkan tim relawan, aparat kepolisian, dan tenaga teknis Bapenas untuk memastikan kelancaran serta keamanan barang-barang pribadi.
Selain memperbaiki kondisi lingkungan, proyek Huntara diharapkan dapat menurunkan risiko kecelakaan di zona bantaran rel yang selama ini rawan. Pemerintah juga menekankan bahwa hunian sementara ini akan menjadi transisi sebelum pembangunan perumahan permanen yang lebih layak.
Reaksi warga beragam. Sebagian menyambut dengan optimisme karena fasilitas baru yang lebih layak, sementara yang lain mengkhawatirkan proses pemindahan barang dan adaptasi pada lingkungan baru. Pemerintah berjanji akan memberikan bantuan logistik serta kompensasi yang sesuai.
Dengan selesainya relokasi, diharapkan area bantaran rel dapat direvitalisasi menjadi ruang publik yang aman dan tertata, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga Senen secara keseluruhan.