Setapak Langkah – 02 April 2026 | Pada Rabu, 1 April 2024, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti melakukan kunjungan lapangan ke bendung Kedungrejo yang berada di Kecamatan Kedungrejo, Kabupaten Madiun. Kunjungan tersebut bertujuan menilai kerusakan setelah bendung mengalami jebol pada dini hari.
Bendung Kedungrejo dibangun pada tahun 2005 untuk mengatur aliran sungai dan mengendalikan banjir di daerah sekitarnya. Jebolnya bendung menyebabkan air meluap secara tiba-tiba, menenggelamkan lahan pertanian seluas beberapa hektar dan memaksa penduduk setempat mengungsi. Menurut data awal Dinas Penanggulangan Bencana, sebanyak 120 keluarga terpaksa dipindahkan ke posko darurat.
Tim SAR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madiun, serta aparat kepolisian segera melakukan operasi penyelamatan. Evakuasi dilakukan secara bergilir, dan korban luka ringan mendapatkan pertolongan pertama di posko.
Selama kunjungan, Wamen PU menyampaikan beberapa langkah konkret yang akan diambil pemerintah pusat, antara lain:
- Menyediakan dana darurat untuk perbaikan struktural bendung dalam waktu 30 hari.
- Melakukan audit menyeluruh terhadap semua bendung berukuran serupa di Provinsi Jawa Timur.
- Menambah tim teknis untuk memantau kondisi geoteknik dan kebocoran potensial.
- Memberikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak, termasuk makanan, obat-obatan, dan tempat tinggal sementara.
Pemerintah Kabupaten Madiun berkoordinasi dengan Dinas PU, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menyusun rencana mitigasi banjir jangka panjang. Rencana tersebut mencakup pembangunan kembali bendung dengan standar keamanan yang lebih tinggi, penataan ulang daerah aliran sungai (DAS), serta program edukasi masyarakat tentang kesiapsiagaan bencana.
Hingga saat ini, kondisi bendung masih dalam pemantauan intensif. Pihak berwenang menghimbau warga untuk tetap waspada, menghindari area rawan banjir, dan mengikuti arahan evakuasi bila diperlukan.