Setapak Langkah – 08 April 2026 | Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, menekankan pentingnya melakukan rehabilitasi total pada Waduk Sei Jago yang terletak di Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan. Waduk tersebut mengalami kerusakan signifikan yang berdampak pada pasokan air, irigasi, dan ekosistem sekitarnya.
- Penurunan volume air mengurangi ketersediaan air untuk irigasi sawah dan ladang.
- Akumulasi sedimen memperkecil kapasitas waduk dan menurunkan kualitas air.
- Kerusakan struktural berpotensi menimbulkan kebocoran atau kegagalan bendungan.
Wagub Pratamura mengusulkan serangkaian langkah rehabilitasi yang meliputi:
- Pembersihan total sedimen dan material organik yang menumpuk.
- Perbaikan atau penggantian elemen struktural bendungan yang rusak.
- Pembangunan sistem pengelolaan air modern, termasuk pemasangan pintu air otomatis.
- Penanaman vegetasi penahan erosi di sekitar daerah tangkapan air.
- Pelibatan masyarakat lokal dalam pemantauan dan pemeliharaan waduk.
Implementasi program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas penyimpanan air hingga 30 persen, memperbaiki kualitas air, serta mendukung ketahanan pangan regional. Selain manfaat ekonomi, rehabilitasi waduk juga berkontribusi pada pelestarian ekosistem perairan dan pengendalian banjir.
Wagub menegaskan bahwa pendanaan dapat diperoleh melalui alokasi anggaran provinsi, kerja sama dengan pemerintah pusat, serta potensi dana hibah dari lembaga internasional yang mendukung proyek infrastruktur hijau. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk dinas terkait, lembaga swadaya masyarakat, dan warga setempat, untuk bersinergi demi keberhasilan proyek ini.
Jika rehabilitasi total berhasil dilaksanakan, Waduk Sei Jago dapat kembali berfungsi optimal sebagai sumber air utama, tempat rekreasi, serta habitat bagi flora dan fauna air tawar di wilayah Bintan Utara.