Setapak Langkah – 06 Mei 2026 | TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Komando Armada (Koarmada) Republik Indonesia menegaskan pentingnya peran Perkumpulan Insan Maritim Andalan (PIMA) dalam memperkuat sektor kemaritiman nasional. Pada pertemuan yang berlangsung di markas Koarmada pada minggu lalu, para pejabat TNI AL menyampaikan harapan agar PIMA dapat menjadi motor penggerak inovasi, pengembangan SDM, serta investasi di bidang maritim.
Berikut beberapa poin utama yang disampaikan TNI AL kepada PIMA:
- Peningkatan Kapasitas SDM: Kolaborasi dalam program pelatihan maritim bagi mahasiswa, pelaut, dan pekerja industri laut.
- Pengembangan Infrastruktur: Dukungan teknis dalam perencanaan dan pembangunan pelabuhan kelas dunia serta fasilitas logistik di wilayah strategis.
- Inovasi Teknologi: Penyediaan akses ke laboratorium riset militer untuk riset kapal ramah lingkungan dan sistem navigasi cerdas.
- Keamanan Laut: Kerjasama dalam patroli keamanan wilayah perairan EEZ untuk melindungi sumber daya laut dari illegal fishing dan penyelundupan.
- Investasi dan Pendanaan: Fasilitasi pertemuan antara pemerintah, swasta, dan lembaga keuangan guna menarik investasi pada sektor maritim.
PIMA menanggapi ajakan tersebut dengan antusias, menyatakan komitmen untuk mengintegrasikan rekomendasi TNI AL ke dalam program kerja tahunan mereka. Ketua PIMA, Ir. Budi Santoso, menambahkan bahwa sinergi antara lembaga pertahanan dan organisasi maritim sipil dapat mempercepat realisasi visi Indonesia sebagai negara kepulauan maju.
Para pengamat menilai langkah ini sejalan dengan program pemerintah “Kedaulatan Maritim” yang menargetkan peningkatan kontribusi sektor maritim terhadap PDB nasional menjadi 5% pada tahun 2030. Dengan dukungan TNI AL, diharapkan PIMA dapat memperkuat ekosistem maritim, meningkatkan daya saing industri dalam negeri, serta menciptakan lapangan kerja baru bagi ribuan tenaga kerja.