Setapak Langkah – 14 Mei 2026 | Binus Engineering Week 2026 akan digelar dengan tema sentral AI dan teknologi hijau, menandai komitmen universitas dalam menggabungkan kecerdasan buatan dengan solusi berkelanjutan. Acara yang berlangsung selama tiga hari ini menampilkan serangkaian kuliah, lokakarya, dan pameran yang menyoroti inovasi para insinyur masa depan.
Berbagai panel diskusi membahas penerapan AI dalam optimasi proses produksi, pemantauan energi, serta pengelolaan limbah. Salah satu sesi menyoroti smart manufacturing, di mana robotika berbasis AI dipadukan dengan sistem energi terbarukan untuk mengurangi jejak karbon industri.
- AI untuk efisiensi energi: Algoritma prediktif digunakan untuk mengatur konsumsi listrik pada pabrik.
- Material ramah lingkungan: Pengembangan bahan baku biodegradable yang diproduksi melalui proses otomatisasi.
- Transportasi bersih: Prototipe kendaraan listrik yang dikendalikan oleh jaringan neural.
Mahasiswa Binus turut berpartisipasi dengan mempresentasikan proyek-proyek mereka, mulai dari sensor IoT untuk pertanian pintar hingga sistem manajemen limbah berbasis machine learning. Beberapa startup lokal yang berfokus pada energi terbarukan juga berkolaborasi, memberikan kesempatan magang dan riset bersama.
Selain sesi teknis, acara ini juga menampilkan kompetisi hackathon 24 jam yang menantang tim untuk menciptakan solusi AI yang dapat mengurangi emisi karbon di sektor manufaktur. Pemenang akan mendapatkan pendanaan awal serta bimbingan dari pakar industri.
Dengan mengusung tema AI dan teknologi hijau, Binus Engineering Week 2026 berupaya menyiapkan generasi insinyur yang tidak hanya mahir dalam teknologi canggih, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Diharapkan hasil dari acara ini dapat memperkuat ekosistem inovasi Indonesia dan memberikan kontribusi nyata terhadap agenda hijau nasional.