Setapak Langkah – 30 Juli 2026 | Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Muna Barat bersama desainer muda AIDA AHO mempersembahkan koleksi busana berbasis tenun tradisional Benteng Tiworo pada ajang Bangkok International Fashion Week (BTN IFW) 2026. Koleksi ini menampilkan reinterpretasi motif‑motif klasik dengan sentuhan modern, sehingga berhasil menarik perhatian para pengunjung internasional.
Tenun Benteng Tiworo merupakan warisan budaya yang berasal dari suku Tolaki di Pulau Sulawesi Tenggara. Kain ini dikenal dengan warna‑warna alami yang dihasilkan dari pewarnaan tumbuhan serta pola geometris yang memiliki makna simbolik. Melalui kolaborasi dengan AIDA AHO, teknik tradisional tersebut diadaptasi menjadi pakaian ready‑to‑wear, aksesoris, dan gaun couture.
Beberapa poin penting yang ditonjolkan dalam pertunjukan:
- Penggunaan benang sutra organik yang dipadukan dengan serat kapas lokal, meningkatkan kualitas tekstur dan keawetan produk.
- Integrasi elemen digital pada runway, termasuk pencahayaan LED yang menyoroti detail tenun.
- Penggunaan warna alami seperti merah tembaga, hijau daun, dan biru laut yang mencerminkan keindahan alam Pulau Muna.
Penampilan koleksi Benteng Tiworo di BTN IFW 2026 tidak hanya meningkatkan eksposur budaya Muna Barat, tetapi juga membuka peluang pasar ekspor bagi para perajin lokal. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan pendapatan sektor kerajinan tangan sebesar 15 % dalam dua tahun ke depan berkat peningkatan permintaan internasional.
Acara tersebut juga dihadiri oleh delegasi dari kementerian kebudayaan, perwakilan asosiasi perancang busana, serta media internasional. Semua pihak sepakat bahwa penggabungan nilai estetika tradisional dengan inovasi desain merupakan langkah strategis untuk memperkuat identitas mode Indonesia di kancah global.