Setapak Langkah – 02 Juli 2026 | Gelandang timnas Senegal, Habib Diarra, menyatakan rasa kecewa usai timnya gagal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia setelah tersingkir pada fase 32 besar. Pada pertandingan melawan lawan yang belum disebutkan, Senegal mampu menampilkan permainan yang solid di babak pertama, namun tidak dapat mempertahankan keunggulan tersebut hingga akhir.
Diarra menilai taktik tim pada periode awal sudah berjalan dengan baik, menyoroti penguasaan bola dan tekanan tinggi yang berhasil menimbulkan beberapa peluang. Namun ia mengakui bahwa kegagalan mengubah peluang menjadi gol serta kurangnya konsistensi di lini pertahanan menjadi faktor utama kegagalan.
Berikut beberapa poin penting yang diungkapkan oleh Diarra:
- Babak pertama: permainan terorganisir, serangan cepat, dan kontrol lapangan yang baik.
- Kekurangan: konversi peluang yang rendah, kesalahan pertahanan, dan kurangnya ketajaman di lini depan.
- Harapan ke depan: meningkatkan kerjasama tim, memperbaiki akhir tembakan, serta menambah pengalaman di kompetisi internasional.
Dengan hasil ini, Senegal harus menilai kembali strategi dan persiapan menjelang turnamen berikutnya. Diarra menegaskan bahwa tim akan belajar dari kegagalan ini dan berupaya kembali lebih kuat di kompetisi selanjutnya.