Setapak Langkah – 01 April 2026 | Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada hari ini memberikan pembaruan terkait kondisi kesehatan mantan Menteri Ketenagakerjaan Andrie Yunus yang telah menjalani perawatan intensif selama dua puluh hari terakhir. Menurut tim medis RSCM, kondisi Andrie masih berada di bawah pengawasan ketat, namun ada beberapa temuan penting selama operasi mata yang dilakukan.
Berikut rangkuman temuan medis utama:
- Permukaan kornea mengalami penipisan yang signifikan, menandakan kerusakan pada lapisan pelindung mata.
- Terdeteksi adanya kebocoran pada dinding bola mata, yang berpotensi menimbulkan komplikasi lebih lanjut jika tidak ditangani dengan tepat.
Tim dokter menjelaskan bahwa penipisan kornea dan kebocoran dinding bola mata merupakan komplikasi serius yang biasanya memerlukan penanganan lanjutan, termasuk prosedur operasi tambahan atau terapi khusus untuk memperbaiki integritas jaringan mata.
Selama masa perawatan, Andrie Yunus telah mendapatkan perawatan suportif, termasuk pemberian antibiotik, antiinflamasi, serta pemantauan fungsi vital secara berkala. Kondisi umum pasien dinyatakan stabil, namun dokter menekankan pentingnya observasi berkelanjutan untuk mengantisipasi potensi komplikasi.
Berikut tahapan perawatan yang telah dijalankan hingga kini:
- Pemeriksaan awal dan penetapan diagnosis komplikasi mata.
- Operasi korektif untuk menutup kebocoran pada dinding bola mata.
- Terapi pasca operasi meliputi penggunaan obat tetes mata dan antibiotik sistemik.
- Pemantauan intensif di unit perawatan khusus selama 20 hari.
RSCM menegaskan bahwa tim medis akan terus memantau perkembangan kondisi Andrie Yunus dan memberikan informasi terbaru kepada publik secepatnya. Keluarga pasien dan publik diharapkan untuk tetap bersabar serta menghormati proses pemulihan yang masih berlangsung.