Setapak Langkah – 12 Mei 2026 | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi menegaskan bahwa proses restrukturisasi proyek kereta cepat Whoosh telah selesai secara teknis dan kini hanya menunggu penyelesaian prosedur administratif di Jakarta.
Proyek Whoosh, yang semula dijalankan oleh konsorsium internasional, sempat mengalami kendala pendanaan dan penundaan konstruksi. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan kemudian mengusulkan paket restrukturisasi yang meliputi penyesuaian skema pembiayaan, perpanjangan jangka waktu, serta perubahan kepemilikan saham.
Berikut adalah tahapan administratif yang masih harus dilalui:
- Pengajuan dokumen final kepada Kementerian Perhubungan untuk validasi teknis.
- Persetujuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang mencakup alokasi dana tambahan.
- Penerbitan surat keputusan resmi dari Kementerian Keuangan.
- Registrasi ulang kontrak kerja sama dengan pihak konsorsium baru.
Jika semua tahapan tersebut selesai tepat waktu, proyek Whoosh diperkirakan dapat kembali beroperasi pada tahun 2027, memberikan dampak positif bagi konektivitas nasional dan pertumbuhan ekonomi. Pemerintah berharap proyek ini dapat menarik investasi tambahan serta membuka lapangan kerja baru di sektor konstruksi dan operasional kereta cepat.
Selain manfaat ekonomi, keberhasilan Whoosh juga diharapkan dapat mempercepat realisasi agenda transportasi berkelanjutan serta mengurangi ketergantungan pada moda transportasi darat yang lebih lambat.