Setapak Langkah – 03 Juli 2026 | Kementerian Perdagangan mengumumkan bahwa produk pangan Indonesia memiliki peluang transaksi mencapai 5 juta dolar AS, atau setara dengan Rp89 miliar, di pasar Taiwan. Penilaian ini merupakan hasil survei terbaru yang menilai permintaan konsumen Taiwan terhadap berbagai komoditas makanan asal Indonesia.
Berbagai jenis produk diprediksi akan menjadi unggulan ekspor, antara lain:
- Berbagai varian beras premium
- Kopi Arabika dan Robusta dengan sertifikasi kualitas tinggi
- Teh daun serta produk teh olahan
- Buah tropis seperti pisang, mangga, dan durian
- Makanan olahan siap saji, termasuk snack berbasis singkong dan keripik tempe
- Rempah-rempah tradisional, seperti lada, pala, dan kayu manis
Berikut perkiraan nilai potensi masing‑masing produk dalam satuan dolar Amerika:
| Produk | Potensi Transaksi (USD) |
|---|---|
| Beras premium | 1,2 juta |
| Kopi | 1,0 juta |
| Teh | 0,8 juta |
| Buah tropis | 1,1 juta |
| Makanan olahan | 0,9 juta |
| Rempah | 0,6 juta |
Pejabat Kemendag menambahkan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan program promosi dan dukungan logistik untuk membantu produsen lokal mengakses pasar Taiwan secara lebih mudah. Upaya tersebut mencakup penyediaan fasilitas inspeksi mutu, pembiayaan ekspor, serta partisipasi dalam pameran dagang internasional.
Jika target nilai transaksi tercapai, peluang ini diharapkan dapat meningkatkan volume ekspor pangan Indonesia hingga 12 persen pada tahun fiskal mendatang, serta membuka lapangan kerja baru di sektor pertanian dan industri pengolahan makanan.