Setapak Langkah – 09 Mei 2026 | Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan niat kuatnya untuk memperbaiki semua Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di seluruh negeri. Dalam pertemuan internal, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa banyak Puskesmas masih beroperasi dengan fasilitas yang belum diperbaharui sejak era Orde Baru.
Rencana perbaikan meliputi beberapa langkah strategis:
- Pemetaan menyeluruh terhadap kondisi fisik dan operasional setiap Puskesmas.
- Penyediaan anggaran khusus dalam APBN untuk renovasi gedung, pembelian peralatan diagnostik, dan peningkatan jaringan listrik serta air bersih.
- Pelatihan intensif bagi tenaga medis dan paramedis guna mengoptimalkan penggunaan teknologi baru.
- Penguatan sistem manajemen data kesehatan untuk memantau kualitas layanan secara real‑time.
Target waktu yang disepakati adalah penyelesaian fase pertama—yaitu renovasi 1.200 Puskesmas kritis—dalam kurun waktu dua tahun ke depan. Seluruh proses akan diawasi oleh tim gabungan yang terdiri dari Kementerian Kesehatan, Badan Perencanaan Nasional, serta lembaga audit independen.
Jika berhasil, perbaikan Puskesmas diharapkan dapat menurunkan angka kunjungan ke rumah sakit tingkat lanjutan, mempercepat deteksi dini penyakit, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik. Langkah ini juga menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah berkomitmen menata ulang infrastruktur kesehatan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.