Setapak Langkah – 08 Mei 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Cebu City, Filipina pada Jumat, 8 Mei 2026, untuk menghadiri pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN 2026. Kedatangan beliau menandai momen penting dalam upaya memperkuat kerjasama regional serta menegaskan komitmen Indonesia dalam agenda ASEAN.
Prabowo melakukan perjalanan dengan pesawat militer berinsignia Maung Garuda, simbol kedaulatan dan kebanggaan nasional. Penerbangan tersebut meliputi rute Jakarta‑Singapore‑Manila‑Cebu, dengan durasi total sekitar delapan jam. Selama perjalanan, delegasi Indonesia melakukan briefing singkat mengenai isu-isu utama yang akan dibahas dalam KTT, antara lain ketahanan energi, integrasi pasar digital, serta respon kolektif terhadap perubahan iklim.
Setibanya di Bandara Mactan‑Cebu, Presiden Prabowo disambut oleh perwakilan pemerintah Filipina, termasuk Menteri Luar Negeri serta pejabat ASEAN. Upacara penyambutan diisi dengan musik tradisional Filipina dan penampilan tari budaya yang menonjolkan persahabatan Indonesia‑Filipina.
Pembukaan KTT ke-48 ASEAN secara resmi dipimpin oleh Sekretaris Jenderal ASEAN, Dato’ Hishammuddin Hussein, yang menyampaikan harapan agar pertemuan tahun ini menghasilkan keputusan strategis untuk mempercepat transformasi ekonomi digital dan meningkatkan keamanan maritim di kawasan Asia Tenggara.
Agenda utama KTT mencakup:
- Penguatan Kerjasama Ekonomi Digital ASEAN 2026.
- Implementasi Rencana Aksi Ketahanan Energi Regional.
- Strategi Bersama Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim.
- Peningkatan Kapasitas Pertahanan dan Keamanan Maritim.
Presiden Prabowo dalam sambutannya menekankan pentingnya solidaritas ASEAN dalam menghadapi tantangan global. Ia menyoroti peran Indonesia sebagai “motor pertumbuhan” kawasan, serta mengajak negara anggota untuk memperkuat integrasi pasar melalui inisiatif ASEAN Single Market.
Selain itu, Prabowo mengusulkan pembentukan forum kerja sama teknologi antara universitas dan perusahaan rintisan (startup) di kawasan, dengan tujuan mempercepat inovasi dan transfer pengetahuan.
KTT ke-48 ASEAN diperkirakan akan menghasilkan deklarasi bersama yang menekankan komitmen pada pertumbuhan inklusif, keamanan siber, serta pembangunan berkelanjutan. Kehadiran Prabowo di Cebu sekaligus simbolik naik Maung Garuda diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk berkontribusi pada diplomasi dan pembangunan nasional.