Setapak Langkah – 29 Juni 2026 | PT Pertamina Patra Niaga baru-baru ini melakukan inspeksi rutin di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, untuk memastikan bahwa pasokan bahan bakar minyak (BBM) subsidi tetap tersedia bagi para nelayan yang mengandalkannya untuk aktivitas harian.
Nelayan di daerah pesisir NTT sangat tergantung pada BBM subsidi karena harga bahan bakar yang terjangkau menjadi faktor utama dalam menurunkan biaya operasional kapal. Ketersediaan BBM yang konsisten membantu mereka menjaga produktivitas, mengurangi beban biaya, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Hasil pengecekan menunjukkan bahwa stok BBM, baik yang bersubsidi maupun yang non‑subsidi, masih mencukupi di semua SPBU yang dipantau. Tidak ada laporan kekurangan atau gangguan distribusi pada periode pemeriksaan, sehingga para nelayan dapat melanjutkan kegiatan penangkapan ikan tanpa khawatir kehabisan bahan bakar.
Untuk menjaga kondisi ini, Pertamina Patra Niaga merencanakan langkah‑langkah berikut:
- Pemantauan stok secara harian melalui sistem digital yang terintegrasi.
- Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan dinas perhubungan setempat.
- Penyediaan pasokan tambahan pada periode musim penangkapan puncak.
- Pelatihan bagi petugas SPBU dalam pengelolaan BBM subsidi.
Upaya ini diharapkan dapat menstabilkan pasokan energi di sektor perikanan, yang merupakan salah satu kontributor utama perekonomian NTT. Dengan BBM subsidi yang cukup, nelayan dapat meningkatkan volume tangkapan, memperluas pasar, dan pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah provinsi dan pihak terkait juga menyambut positif langkah proaktif Pertamina ini, menilai bahwa keberlanjutan pasokan BBM subsidi merupakan bagian penting dari strategi ketahanan energi dan kesejahteraan masyarakat pesisir.