Setapak Langkah – 07 Mei 2026 | Usaha bawang goreng Rajagaluh yang dikenal dengan merek Bagora merupakan contoh konkret bagaimana program pendampingan bank dapat mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memberdayakan perempuan di berbagai rentang usia. Produk ini diprakarsai oleh Umi Yuhana, seorang wirausahawan asal daerah Jawa Barat yang mengubah resep tradisional menjadi peluang bisnis yang menjangkau pasar nasional.
Latar Belakang Pendiri dan Produk
Umi Yuhana memulai produksi bawang goreng secara rumahan dengan bahan baku lokal dan teknik penggorengan yang mempertahankan cita rasa autentik. Dalam beberapa tahun pertama, permintaan mulai meningkat, namun keterbatasan modal, jaringan distribusi, dan akses pasar menjadi kendala utama.
Kolaborasi dengan BNI
Melalui program BNI untuk pembinaan UMKM, Bagora resmi menjadi bagian dari jaringan binaan bank. BNI menyediakan tiga pilar utama dukungan:
- Pemasaran dan Promosi: Partisipasi dalam pameran industri, event kuliner, serta kampanye digital yang menampilkan produk di platform media sosial dan situs e‑commerce.
- Pembiayaan: Fasilitas kredit mikro dengan bunga kompetitif serta pelatihan pengelolaan keuangan untuk meningkatkan profitabilitas.
- Pengembangan Kapasitas: Workshop manajemen produksi, standar keamanan pangan, serta pelatihan kepemimpinan khusus perempuan.
Impact pada Pemberdayaan Perempuan
Program ini sengaja dirancang tanpa batasan usia, sehingga perempuan muda yang baru lulus SMK hingga ibu rumah tangga berusia 60 tahun dapat bergabung sebagai tenaga kerja atau mitra usaha. Hingga kuartal terakhir 2025, lebih dari 70 % tenaga kerja Bagora adalah perempuan, dengan rata‑rata pendapatan per pekerja meningkat sebesar 45 % dibandingkan tahun 2022.
Hasil Pertumbuhan Usaha
Berbekal dukungan BNI, produksi Bagora meningkat dari 150 kg per bulan pada 2021 menjadi 1.200 kg per bulan pada akhir 2025. Penjualan daring mencakup 40 % dari total omzet, sementara jaringan distribusi ke supermarket regional menambah 30 % pangsa pasar. Keberhasilan ini memperkuat posisi produk sebagai ikon kuliner lokal yang dapat bersaing di pasar nasional.
Ke depan, Umi Yuhana berencana memperluas lini produk dengan varian rasa baru serta mengoptimalkan penggunaan kemasan ramah lingkungan. Dukungan lanjutan dari BNI diharapkan dapat mempercepat ekspansi ke pasar internasional, khususnya diaspora Indonesia di luar negeri.