Setapak Langkah – 09 Juni 2026 | Data resmi menunjukkan bahwa nilai ekspor Indonesia pada periode Januari hingga April 2026 mencatat pertumbuhan positif sebesar 8,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan ini dipicu oleh peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di sektor ekspor serta program pelatihan yang diselenggarakan pemerintah.
Data Ekspor Januari‑April 2026
| Bulan | Nilai Ekspor (US$ Miliar) | Pertumbuhan YoY (%) |
|---|---|---|
| Januari | 15,2 | 7,9 |
| Februari | 14,8 | 8,2 |
| Maret | 16,0 | 9,0 |
| April | 16,5 | 8,5 |
| Total | 62,5 | 8,5 |
Program pemerintah yang menitikberatkan pada peningkatan kompetensi SDM meliputi pelatihan teknis, sertifikasi produk, dan pendampingan pasar internasional. Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Badan Pengembangan SDM Ekspor (BPSE) serta lembaga pelatihan swasta untuk menyusun kurikulum yang sesuai dengan standar pasar global.
Inisiatif Utama
- Peningkatan jumlah pelatihan bersertifikat bagi pelaku usaha ekspor, dengan target 5.000 peserta per tahun.
- Penyediaan modul digital yang memudahkan akses informasi regulasi dan prosedur ekspor.
- Program magang di perusahaan multinasional untuk transfer pengetahuan praktis.
- Penguatan jaringan konsultan ekspor yang membantu UKM mengidentifikasi peluang pasar.
- Insentif fiskal bagi perusahaan yang mengimplementasikan standar kualitas internasional.
Dengan fokus pada pengembangan kompetensi SDM, pemerintah berharap dapat memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global, meningkatkan nilai tambah, dan menciptakan lapangan kerja berkualitas. Langkah ini juga diharapkan dapat menstabilkan neraca perdagangan serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dalam jangka menengah.