Setapak Langkah – 10 Juni 2026 | PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mengumumkan proyeksi pendapatan tahun 2025 yang diperkirakan mencapai Rp 84 triliun, menunjukkan pertumbuhan sebesar 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan ini dipicu oleh peningkatan produksi nikel dan emas yang signifikan.
Berikut rangkuman kunci dari proyeksi keuangan ANTAM:
| Tahun | Pendapatan (Rp Triliun) | Pertumbuhan | Laba Bersih (Rp Triliun) | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| 2024 | 68,9 | – | 1,5 | Basis tahun sebelumnya |
| 2025 | 84,0 | 22 % | 3,1 | Peningkatan produksi nikel & emas |
Produksi nikel diprediksi naik lebih dari 30 persen, sementara output emas meningkat hampir dua kali lipat, menambah margin keuntungan perusahaan. Peningkatan tersebut juga didukung oleh kenaikan harga komoditas global dan strategi diversifikasi nilai tambah pada produk pertambangan.
Para analis menilai bahwa prospek pertumbuhan ANTAM tetap kuat mengingat permintaan nikel untuk baterai kendaraan listrik terus meningkat serta stabilnya permintaan emas sebagai safe‑haven. Namun, perusahaan tetap harus mengelola risiko regulasi dan fluktuasi harga logam di pasar internasional.
Dengan proyeksi pendapatan dan laba bersih yang mengesankan, ANTAM berharap dapat menarik lebih banyak investasi serta memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam sektor pertambangan logam di Indonesia.