Setapak Langkah – 06 Juli 2026 | Tim nasional Paraguay menyiapkan diri untuk pertandingan sengit melawan Prancis di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pelatih Orlando Gill menegaskan bahwa timnya akan mengadopsi taktik “tarkam“—permainan keras dan menekan lawan—dengan satu syarat utama: bola boleh lewat, tapi kaki lawan jangan sampai tersentuh.
Gill menambahkan, “Kami tidak akan menghindar dari kontak fisik, namun kami tetap menjunjung fair play. Jika bola meluncur ke arah kami, kami siap menangkisnya tanpa melanggar aturan. Kaki lawan tidak boleh dijatuhkan, karena itu melanggar semangat sportivitas.”
Strategi superagresif yang diusung Paraguay mencakup beberapa elemen kunci:
- Pressing tinggi: Pemain akan menekan pertahanan Prancis sejak awal untuk memaksa kesalahan.
- Serangan balik cepat: Setelah merebut bola, tim akan melancarkan serangan cepat melalui sayap.
- Kekompakan lini tengah: Mengontrol ruang tengah untuk menghalangi aliran permainan lawan.
Paraguay diketahui mengandalkan kecepatan sayap dan kekuatan fisik di lini depan. Dengan pendekatan ini, mereka berharap dapat mengejutkan tim berpengalaman seperti Prancis, yang biasanya menguasai penguasaan bola.
Jika taktik ini berhasil, Paraguay berpotensi melaju ke perempat final, sebuah pencapaian bersejarah bagi tim yang belum pernah menembus fase tersebut dalam edisi Piala Dunia sebelumnya.
Namun, Gill juga mengingatkan bahwa disiplin taktis dan kontrol emosi menjadi faktor penentu. “Kami harus tetap tenang, tidak terbawa emosi, dan mematuhi peraturan. Jika kami melanggar, konsekuensinya bisa berujung pada kartu merah dan merugikan tim,” ujarnya.
Para pendukung Paraguay menantikan aksi penuh semangat dan berharap tim kesayangan mereka dapat menampilkan sepak bola yang agresif namun tetap fair, serta memberikan kejutan di panggung dunia.