Setapak Langkah – 21 Juli 2026 | Mayor Jenderal TNI Mirza Agus, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, menegaskan bahwa keberhasilan kavaleri TNI tidak hanya bergantung pada teknologi kendaraan tempur canggih, melainkan lebih pada kualitas karakter prajurit yang mengendalikan mereka.
Dalam sebuah wawancara yang dilaporkan oleh Republika, ia menyoroti bahwa nilai-nilai seperti kedisiplinan, integritas, keberanian, dan semangat kebersamaan menjadi fondasi utama bagi satuan kavaleri untuk melaksanakan tugas dengan efektif.
Berikut poin-poin utama yang disampaikan Pangdam XIII/Merdeka:
- Disiplin dan Etika Militer – Menjaga standar perilaku tinggi serta mematuhi aturan operasional secara konsisten.
- Keberanian di Medan Tempur – Menghadapi risiko dengan tenang dan siap mengambil keputusan kritis.
- Kerjasama Tim – Mengutamakan sinergi antara komandan, awak kendaraan, dan satuan pendukung.
- Ketekunan dalam Latihan – Melakukan latihan intensif secara rutin untuk meningkatkan kesiapan tempur.
- Rasa Kebangsaan – Menjunjung tinggi semangat patriotisme sebagai motivasi utama.
Mirza Agus menambahkan bahwa meskipun TNI memiliki armada kavaleri yang modern, tanpa adanya prajurit yang berkarakter kuat, potensi teknologi tersebut tidak akan optimal. Oleh karena itu, program pembinaan karakter diharapkan menjadi prioritas dalam kurikulum pelatihan militer.
Ia juga menekankan pentingnya peran atasan dalam menumbuhkan budaya karakter. Pemimpin harus menjadi contoh, memberikan arahan yang jelas, serta memberikan umpan balik konstruktif untuk memperbaiki kelemahan.
Dengan menitikberatkan pada unsur manusia, Pangdam berharap kavaleri TNI dapat terus menjadi kekuatan andalan yang siap menghadapi tantangan keamanan nasional di masa depan.