Setapak Langkah – 07 Mei 2026 | Perumda Pengelola Air Minum (PAM) Jaya mengajak warga Jakarta untuk menerapkan manajemen air rumah tangga yang lebih mandiri melalui penggunaan toren sebagai cadangan air bersih.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya permintaan air selama musim kemarau dan frekuensi gangguan pasokan yang dapat memengaruhi kenyamanan sehari‑hari. Dengan menyimpan air dalam toren, masyarakat dapat mengurangi ketergantungan pada jaringan distribusi utama, terutama pada puncak penggunaan.
Beberapa manfaat utama penggunaan toren antara lain:
- Menurunkan beban puncak pada jaringan perpipaan sehingga mengurangi risiko kebocoran.
- Mengurangi tagihan air karena sebagian pemakaian dapat dipenuhi dari cadangan toren.
- Menjamin ketersediaan air bersih saat terjadi pemadaman atau gangguan sementara.
- Mendukung upaya konservasi air secara luas.
Berikut langkah‑langkah sederhana untuk memasang toren di rumah:
- Menentukan lokasi yang terlindung sinar matahari langsung dan mudah diakses.
- Mengukur kapasitas kebutuhan air harian keluarga dan memilih toren dengan volume yang sesuai (biasanya 1.000‑5.000 liter).
- Menyediakan pondasi atau rangka penyangga yang kuat dan stabil.
- Memasang pipa inlet dari jaringan PAM Jaya ke dalam toren dengan katup kontrol.
- Menambahkan pompa atau sistem gravitasi untuk mendistribusikan air ke keran rumah.
- Mengecek kebocoran dan membersihkan toren secara berkala.
PAM Jaya memberikan dukungan berupa panduan teknis gratis, inspeksi instalasi, serta subsidi sebagian biaya pembelian toren bagi rumah tangga berpenghasilan rendah. Warga dapat menghubungi layanan pelanggan PAM Jaya atau mengunjungi kantor layanan terdekat untuk memperoleh informasi lebih lanjut.
Dengan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan pasokan air di Jakarta menjadi lebih stabil, tagihan air dapat ditekan, dan kesadaran akan pentingnya konservasi air semakin mengakar dalam pola hidup sehari‑hari.