histats

Pakar Hubungan Internasional: China Punya Kepentingan Redam Konflik AS-Iran

Pakar Hubungan Internasional: China Punya Kepentingan Redam Konflik AS-Iran

Setapak Langkah – 15 Mei 2026 | Seorang dosen Hubungan Internasional dari Binus University, Tia Mariatul, menyatakan bahwa Presiden China, Xi Jinping, memiliki peran strategis dalam upaya meredam ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Menurutnya, kepentingan geopolitik China menjadikan stabilitas kawasan Timur Tengah sangat penting bagi Beijing.

China menilai konflik antara AS dan Iran dapat menimbulkan gangguan pada jalur perdagangan energi, khususnya pasokan minyak yang melintasi Selat Hormuz. Selain itu, ketidakstabilan di wilayah tersebut dapat mempengaruhi inisiatif Belt and Road Initiative (BRI) yang mengandalkan jalur darat dan laut yang aman untuk menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa.

Berikut beberapa faktor utama yang memotivasi China untuk berperan dalam meredam konfrontasi tersebut:

  • Keamanan energi: China adalah salah satu importir minyak terbesar dunia. Gangguan pasokan dapat berdampak pada harga energi global dan ekonomi domestik.
  • Stabilitas ekonomi regional: Konflik berkepanjangan dapat menurunkan kepercayaan investor dan menghambat proyek infrastruktur BRI di Timur Tengah.
  • Posisi diplomatik: Beijing berupaya memperkuat citra sebagai mediator netral yang dapat menyeimbangkan kepentingan Barat dan negara-negara Muslim.
  • Pengaruh geopolitik: Dengan menjadi pihak yang memfasilitasi dialog, China dapat memperluas pengaruh politiknya di kawasan yang tradisionalnya berada dalam lingkup pengaruh Amerika.

Tia Mariatul menambahkan bahwa peran China belum tentu bersifat konfrontatif, melainkan lebih pada diplomasi ekonomi dan politik. Beijing dapat menawarkan paket bantuan ekonomi, investasi, atau jaminan keamanan bagi kedua belah pihak sebagai insentif untuk menurunkan intensitas konflik.

Namun, tantangan tetap ada. Amerika Serikat memiliki aliansi militer yang kuat dengan sekutu-sekutu di wilayah tersebut, sementara Iran menolak tekanan ekonomi dan politik yang diberikan oleh Barat. Keberhasilan China dalam menengahi perdamaian akan sangat bergantung pada kemampuannya menjembatani perbedaan kepentingan strategis antara kedua pihak.

Jika berhasil, peran China dapat menjadi contoh baru dalam tata kelola keamanan internasional, di mana negara non-Barat memainkan peran mediasi yang signifikan. Sebaliknya, kegagalan dapat memperkuat persepsi bahwa konflik AS-Iran masih berada di luar kendali aktor-aktor regional selain Amerika.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *