Setapak Langkah – 31 Juli 2026 | PT NHM bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara melaksanakan penanaman mangrove di Kawasan Ekosistem Esensia (KEE) Desa Kao sebagai bagian dari peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026. Kegiatan ini merupakan langkah konkrit perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam operasi bisnisnya.
Penanaman melibatkan tenaga kerja lokal, relawan, serta pejabat daerah. Sebanyak 5.000 bibit mangrove ditanam di area yang sebelumnya terdegradasi, dengan harapan memulihkan habitat pesisir, meningkatkan penyerapan karbon, serta melindungi daerah dari erosi dan abrasi laut.
Secara sosial, proyek ini menumbuhkan peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir. NHM menyediakan pelatihan bagi warga dalam budidaya mangrove, pengolahan hasil laut, serta ekowisata berbasis mangrove. Program pelatihan tersebut diharapkan dapat menciptakan sumber pendapatan alternatif, mengurangi ketergantungan pada penangkapan ikan yang berkelanjutan.
Dalam konteks ESG, inisiatif ini memperkuat komitmen NHM terhadap keberlanjutan lingkungan dan tanggung jawab sosial. Manfaat lingkungan meliputi peningkatan keanekaragaman hayati, penyimpanan karbon, dan perlindungan terhadap bencana alam. Manfaat sosial mencakup penciptaan lapangan kerja, peningkatan kapasitas komunitas, serta pemberdayaan perempuan melalui program pelatihan khusus.
NHM menargetkan agar pada akhir 2027, area mangrove yang dikelola dapat meningkat sebesar 30% dibandingkan dengan kondisi awal. Selain itu, perusahaan berencana memperluas model serupa ke wilayah pesisir lain di Indonesia, selaras dengan agenda nasional untuk memperkuat ketahanan ekosistem pesisir.
Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menekankan pentingnya konservasi mangrove sebagai upaya mitigasi perubahan iklim dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Dengan kolaborasi lintas sektoral, diharapkan proyek ini menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam mengimplementasikan strategi ESG yang berdampak nyata.