Setapak Langkah – 02 April 2026 | Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, melakukan kunjungan ke daerah Okutama, Kabupaten OKU Timur, untuk memantau pelaksanaan proyek Sekolah Rakyat yang direncanakan menempati lahan seluas 9,6 hektar. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperluas akses pendidikan di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan sarana dan prasarana.
Proyek Sekolah Rakyat ini dirancang sebagai fasilitas pendidikan multi‑fungsi yang akan melayani anak‑anak dari jenjang pra‑sekolah hingga pendidikan menengah. Selain ruang kelas, komplek tersebut akan dilengkapi dengan laboratorium, perpustakaan, ruang kegiatan seni, serta fasilitas olahraga dasar.
Berikut rangkaian poin penting terkait pembangunan tersebut:
- Luas lahan: 9,6 hektar, terletak di kawasan strategis yang mudah diakses oleh warga setempat.
- Anggaran: Diperkirakan memerlukan dana sekitar Rp 150 miliar, yang sebagian besar bersumber dari APBN melalui Kementerian Sosial.
- Jadwal: Pekerjaan konstruksi diharapkan selesai dalam dua tahun, dengan target operasional pada akhir 2027.
- Manfaat: Menyediakan tempat belajar bagi lebih dari 2.000 siswa, meningkatkan tingkat partisipasi sekolah, serta menciptakan lapangan kerja bagi tenaga pendidik dan staf operasional.
- Kolaborasi: Kementerian Sosial bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Papua, pemerintah daerah, serta sejumlah lembaga swadaya masyarakat yang berfokus pada pendidikan di daerah terpencil.
Saifullah Yusuf menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan proyek ini tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga berkelanjutan dalam jangka panjang. Ia mengajak masyarakat setempat untuk turut menjaga fasilitas yang akan dibangun, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatannya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di OKU Timur.
Pengawasan langsung dari kementerian diharapkan dapat meminimalisir kendala administratif serta memastikan transparansi penggunaan anggaran. Dengan adanya Sekolah Rakyat ini, pemerintah menargetkan peningkatan indeks pendidikan daerah serta kontribusi positif terhadap pembangunan ekonomi lokal.