Setapak Langkah – 31 Maret 2026 | Menko Sosial Indonesia, Gus Ipul, baru-baru ini mengumumkan mekanisme khusus untuk penerimaan Sekolah Rakyat 2026. Program ini dirancang agar siswa dari keluarga kurang mampu dapat mengakses pendidikan tanpa harus melalui proses pendaftaran yang rumit.
Berikut poin‑poin utama yang disampaikan oleh Gus Ipul terkait cara masuk Sekolah Rakyat Kemensos:
- Identifikasi wilayah prioritas: Tim lapangan Kemensos akan melakukan survei langsung ke desa‑desa dan kecamatan yang dinilai memiliki tingkat kemiskinan tinggi.
- Seleksi berbasis data keluarga: Data kependudukan, Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) akan dipakai sebagai acuan utama.
- Pendaftaran otomatis: Setelah wilayah terpilih, nama siswa yang memenuhi kriteria akan otomatis masuk ke dalam daftar calon penerima tanpa harus mengisi formulir.
- Verifikasi lapangan: Petugas sosial akan melakukan verifikasi rumah tangga untuk memastikan keabsahan data.
- Pengumuman melalui pos dan media lokal: Hasil seleksi akan disampaikan langsung ke alamat rumah atau melalui balai desa setempat.
Program ini juga mencakup evaluasi fasilitas pendidikan di setiap sekolah yang akan menerima siswa baru. Evaluasi meliputi kondisi bangunan, ketersediaan tenaga pengajar, serta sarana belajar mengajar seperti laboratorium dan perpustakaan.
Dengan mekanisme tanpa pendaftaran ini, diharapkan proses akses pendidikan menjadi lebih inklusif dan transparan, sekaligus mengurangi beban administrasi bagi keluarga yang berada di zona marginal.