Setapak Langkah – 07 Mei 2026 | Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, mengungkapkan pada Rabu (6 Mei 2024) bahwa sebanyak 453 siswa yang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat diperkirakan akan menyelesaikan program mereka pada akhir tahun ini.
Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah yang diluncurkan pada akhir 2023 dengan tujuan memberikan akses pendidikan gratis kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu, terutama di daerah‑daerah yang belum terjangkau oleh fasilitas pendidikan formal.
Program ini mengadopsi kurikulum berbasis kompetensi dan mengintegrasikan pelatihan keterampilan vokasi, sehingga lulusan tidak hanya siap melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya, tetapi juga dapat langsung memasuki dunia kerja.
Berikut adalah ringkasan data utama yang disampaikan oleh Menteri Sosial:
- Total siswa yang terdaftar sejak peluncuran: 1.200 orang.
- Siswa yang berada pada tahun pertama: 453 orang.
- Target lulusan tahun ini: 453 orang.
- Persentase penyelesaian yang diharapkan: 100%.
Saifullah Yusuf menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga non‑profit untuk memperkuat pendanaan serta penyediaan fasilitas belajar yang memadai. Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari pemerintah daerah sangat krusial dalam memastikan kelancaran proses belajar mengajar, terutama di wilayah yang memiliki tantangan geografis.
Selain itu, kementerian sosial telah menyiapkan beasiswa lanjutan bagi lulusan Sekolah Rakyat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah atau perguruan tinggi. Beasiswa ini mencakup biaya kuliah, buku, serta tunjangan hidup selama masa studi.
Dengan pencapaian ini, diharapkan Sekolah Rakyat dapat menjadi model reproduktif bagi program‑program pendidikan inklusif serupa di masa depan, mempercepat upaya pemerintah dalam menurunkan angka buta huruf dan meningkatkan keterampilan kerja generasi muda Indonesia.