Setapak Langkah – 27 Juli 2026 | Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan penjelasan terperinci mengenai proses transisi pergantian Gubernur Bank Indonesia (BI) yang akan datang. Ia menekankan bahwa proses ini telah dipersiapkan secara matang untuk memastikan kelancaran operasional bank sentral serta stabilitas kebijakan moneter.
- Persiapan Dokumen dan Administrasi: Tim sekretariat negara menyiapkan seluruh dokumen legal, surat keputusan, dan administrasi yang diperlukan untuk penunjukan Gubernur baru.
- Rapat Koordinasi Internal: Dilakukan pertemuan antara Menteri Sekretaris Negara, Menteri Keuangan, dan Ketua Dewan Gubernur BI untuk menyelaraskan agenda transisi.
- Briefing kepada Tim BI: Gubernur sementara Perry Warjiyo memberikan briefing kepada tim eksekutif BI mengenai prioritas kebijakan jangka pendek dan menengah.
- Penyerahan Tanggung Jawab: Pada hari pertama Gubernur baru, akan diadakan upacara penyerahan simbolis berupa kunci ruang rapat utama BI serta dokumen kebijakan penting.
- Monitoring dan Evaluasi: Selama tiga bulan pertama, tim sekretariat akan melakukan monitoring intensif untuk memastikan kelancaran proses adaptasi kebijakan.
Berikut rangkaian waktu yang direncanakan:
| Waktu | Kegiatan |
|---|---|
| Hari 1-3 | Finalisasi dokumen legal dan penandatanganan keputusan |
| Hari 4-7 | Rapat koordinasi lintas kementerian dan OJK |
| Hari 8 | Briefing internal BI oleh Gubernur sementara |
| Hari 9 | Penyerahan resmi Gubernur baru |
| Hari 10-90 | Monitoring kebijakan dan evaluasi transisi |
Prasetyo Hadi menegaskan bahwa seluruh proses akan tetap transparan dan akuntabel, dengan tujuan utama menjaga kepercayaan publik serta stabilitas ekonomi nasional. Ia juga menambahkan bahwa kebijakan moneter yang telah berjalan tidak akan mengalami perubahan drastis selama masa transisi, sehingga pasar dapat beroperasi dengan kepastian.