Setapak Langkah – 08 Mei 2026 | Program Makanan Bergizi (MBG) yang diluncurkan pemerintah terbukti mampu menutup kesenjangan asupan kalori pada anak-anak, terutama di daerah pedesaan dan wilayah terpencil, tiga daerah (3T). Penilaian ini disampaikan oleh Dokter Gizi Iflan Nauval yang memantau pelaksanaan program.
Namun, dokter gizi tersebut menekankan bahwa efektivitas program masih dapat ditingkatkan dengan menyesuaikan distribusi dan jenis makanan sesuai kebutuhan lokal. Berikut beberapa rekomendasi yang diusulkan:
- Penggunaan data survei gizi daerah untuk menentukan komposisi paket makanan yang paling tepat.
- Peningkatan pelatihan bagi petugas katering sekolah agar standar kebersihan dan nutrisi terjaga.
- Penguatan mekanisme monitoring dan evaluasi berbasis digital untuk mempercepat deteksi kekurangan.
- Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga swadaya masyarakat dalam pendistribusian makanan di wilayah 3T.
Dengan langkah‑langkah tersebut, diharapkan program MBG tidak hanya menutup kesenjangan kalori, tetapi juga meningkatkan status gizi secara menyeluruh, menurunkan prevalensi stunting, serta memberikan dampak positif pada pertumbuhan dan kemampuan belajar anak.