Setapak Langkah – 10 Juni 2026 | PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengumumkan peningkatan laba bersih tahun 2025 sebesar 106 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus merencanakan pembagian dividen senilai Rp 5,05 triliun kepada pemegang saham. Kenaikan laba ini didorong oleh kenaikan harga komoditas, khususnya nikel dan tembaga, serta efisiensi operasional yang berhasil dijalankan perusahaan.
Berikut rangkuman kinerja keuangan ANTM dalam dua tahun terakhir:
| Item | 2024 (Rp Miliar) | 2025 (Rp Miliar) | Pertumbuhan |
|---|---|---|---|
| Laba Bersih | 4.300 | 8.900 | +106 % |
| Pendapatan | 45.200 | 68.400 | +51 % |
| EBITDA | 9.500 | 15.800 | +66 % |
Dengan laba bersih yang melampaui ekspektasi, dewan direksi memutuskan untuk menyalurkan dividen tunai sebesar Rp 5,05 triliun, setara dengan Rp 200 per lembar saham. Pembayaran dividen dijadwalkan pada kuartal pertama 2026, setelah proses pencatatan akhir tahun selesai.
Manajemen ANTM menilai bahwa kenaikan laba bersih utama berasal dari:
- Peningkatan produksi nikel dan tembaga yang mencapai rekor historis.
- Kenaikan harga jual komoditas di pasar internasional.
- Optimalisasi biaya operasional melalui program digitalisasi dan automasi.
Direktur Utama ANTM, John Doe, menyatakan optimisme bahwa tren positif ini dapat berlanjut pada tahun 2026, mengingat prospek permintaan logam untuk industri baterai listrik yang terus meningkat.
Investor diharapkan dapat menikmati peningkatan nilai saham serta aliran dividen yang lebih tinggi, sementara perusahaan tetap fokus pada keberlanjutan produksi dan eksplorasi sumber daya baru.