Setapak Langkah – 21 Juli 2026 | Kejaksaan Agung melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pemeriksaan terhadap delapan individu yang terlibat dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
Operasi yang berlangsung baru‑baru ini menjerat sejumlah pejabat daerah, termasuk Bupati Lombok Barat, kepala dinas terkait, serta seorang sopir yang diduga membantu penyamaran barang bukti.
- Bupati Lombok Barat
- Kepala Dinas terkait
- Kepala Seksi terkait
- Staf administrasi
- Pengawas
- Sopir
- Asisten pribadi
- Petugas pendukung lain
KPK menyatakan bahwa pemeriksaan masih berlangsung untuk mengungkap alur penyalahgunaan anggaran serta potensi jaringan korupsi yang lebih luas. Tim penyidik telah mengamankan barang bukti berupa uang tunai, dokumen keuangan, dan beberapa kendaraan dinas.
Penegakan hukum ini diharapkan menjadi peringatan bagi pejabat daerah di seluruh Indonesia agar lebih transparan dalam pengelolaan anggaran publik.