Setapak Langkah – 09 Mei 2026 | Korem 102/Panju Panjung mengumumkan bahwa proses persiapan lahan untuk pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 923/Mentaya di Kabupaten Kotawaringin Timur telah resmi dimulai. Lahan seluas 75 hektare tersebut telah dipastikan bebas sengketa dan tercatat sebagai aset resmi Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Pembangunan Yonif TP 923 Mentaya merupakan bagian dari upaya memperkuat pertahanan wilayah Kalimantan Tengah, khususnya di area yang memiliki potensi strategis tinggi. Yonif ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan militer dalam menanggapi ancaman keamanan serta mendukung operasi kemanusiaan di daerah terpencil.
Berikut rangkaian kegiatan utama yang telah dilaksanakan oleh Korem 102:
- Identifikasi dan verifikasi lahan seluas 75 ha di wilayah Kotawaringin Timur.
- Penertiban dokumen kepemilikan guna memastikan tidak ada sengketa hukum.
- Pengukuran dan pemetaan lahan menggunakan teknologi survei modern.
- Penandatanganan perjanjian serah terima aset antara pemerintah daerah dan TNI.
Pejabat Korem 102, Komandan Panju Panjung, menegaskan komitmen TNI untuk menjaga keamanan dan stabilitas regional melalui pembangunan fasilitas militer yang terintegrasi dengan kepentingan masyarakat setempat. Ia juga menambahkan bahwa proses pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap, dengan memperhatikan prinsip kelestarian lingkungan dan kesejahteraan penduduk sekitar.
Secara umum, proyek ini diharapkan dapat menambah nilai strategis bagi pertahanan negara serta membuka peluang lapangan kerja bagi warga lokal melalui kontraktor dan tenaga kerja temporer selama fase konstruksi.