Setapak Langkah – 11 Mei 2026 | Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Sultan B. Najamudin, menegaskan bahwa persiapan generasi muda, khususnya mahasiswa, sangat krusial untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045. Ia menyampaikan hal tersebut dalam sebuah pertemuan dengan perwakilan mahasiswa di sejumlah universitas, menekankan bahwa tantangan ekonomi, teknologi, dan sosial yang akan dihadapi bangsa memerlukan kontribusi aktif dari sumber daya manusia yang siap.
Najamudin menyoroti bahwa Indonesia Emas 2045 tidak hanya sekadar target pertumbuhan ekonomi, melainkan juga mencakup peningkatan kualitas hidup, pemerataan pembangunan, serta keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Berikut beberapa poin yang disarankan oleh Ketua DPD untuk menjadi landasan persiapan mahasiswa:
- Meningkatkan kompetensi digital dan literasi teknologi, termasuk kemampuan analisis data dan pengembangan aplikasi.
- Berpartisipasi aktif dalam program kebijakan publik, seperti magang di lembaga pemerintah atau organisasi non‑profit.
- Mengembangkan jiwa kewirausahaan berkelanjutan dengan fokus pada inovasi yang mendukung agenda hijau.
- Memperkuat kesadaran akan nilai‑nilai kebangsaan serta semangat gotong‑royong dalam proyek komunitas.
- Menjaga kesehatan mental dan fisik untuk memastikan produktivitas jangka panjang.
Najamudin juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan sektor swasta untuk menciptakan ekosistem yang mendukung riset, pengembangan, dan transfer teknologi. Ia berharap kebijakan yang inklusif dapat membuka peluang bagi mahasiswa untuk berkontribusi pada agenda pembangunan nasional.
Dengan semangat kebersamaan, diharapkan generasi muda dapat menjadi pilar utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, menjadikan negara ini lebih makmur, inovatif, dan berkeadilan.