Setapak Langkah – 27 Juli 2026 | Seorang saksi sekuriti rumah sakit Taman Puring, Jakarta, memberikan keterangan bahwa korban bernama Sutrimo sudah dalam keadaan meninggal ketika tiba di gerbang rumah sakit pada malam hari. Menurut saksi, petugas keamanan langsung menghubungi layanan ambulans online untuk memindahkan jenazah ke ruang kematian.
Berikut kronologis singkat yang disampaikan oleh sekuriti:
- 18.45 WIB: Sutrimo dibawa oleh keluarga ke pintu gerbang RS Taman Puring.
- 18.48 WIB: Sekuriti menyatakan korban tidak bernyawa dan meminta ambulans online.
- 18.52 WIB: Ambulans online tiba, mengambil jenazah, dan membawanya ke ruang kematian.
Polisi Metro Jakarta mengonfirmasi bahwa mereka sedang menyelidiki kasus kematian ini secara tuntas dan hati-hati. Penyidik akan memeriksa rekaman CCTV, keterangan saksi, serta data layanan ambulans online untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian atau tindak pidana.
Kasus ini menimbulkan pertanyaan mengenai prosedur penanganan jenazah di rumah sakit dan keandalan layanan ambulans online dalam situasi darurat medis. Pemerintah daerah dan Dinas Kesehatan diharapkan memberikan pedoman yang lebih jelas untuk menghindari kebingungan serupa di masa mendatang.
Hingga kini, pihak keluarga korban belum memberikan pernyataan resmi. Pihak rumah sakit menyatakan akan bekerja sama penuh dengan pihak kepolisian dan pihak terkait lainnya.