Setapak Langkah – 10 April 2026 | Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan mudik pada tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Data survei independen menunjukkan kenaikan kepuasan penumpang dari 78% pada 2025 menjadi 84% pada 2026.
Beberapa faktor yang berkontribusi pada perbaikan ini antara lain penambahan armada, optimalisasi jadwal keberangkatan, serta peningkatan fasilitas di stasiun dan terminal. Pemerintah juga menargetkan penurunan tingkat keterlambatan dan penumpukan kendaraan di jalur utama.
| Parameter | 2025 | 2026 |
|---|---|---|
| Kepuasan Penumpang | 78% | 84% |
| Ketepatan Jadwal | 71% | 78% |
| Fasilitas Terminal | 65% | 73% |
Untuk menjaga tren positif ini, Kementerian Perhubungan merencanakan serangkaian langkah strategis, antara lain:
- Penambahan 5.000 unit bus dan kereta api khusus mudik pada musim libur.
- Penerapan sistem reservasi digital terintegrasi untuk meminimalisir antrian.
- Peningkatan kapasitas parkir dan area transit di stasiun utama.
- Pengadaan teknologi monitoring real‑time untuk memantau kepadatan lalu lintas.
- Pelatihan intensif bagi operator transportasi mengenai layanan prima dan keselamatan.
Selain itu, Menhub menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor, termasuk kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana, dan otoritas daerah, guna memastikan kelancaran arus mudik serta keamanan penumpang.
Dudy Purwagandhi menutup dengan harapan bahwa upaya berkelanjutan ini tidak hanya meningkatkan kepuasan warga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui mobilitas yang lebih efisien selama periode mudik.