Setapak Langkah – 09 Juni 2026 | Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (KEPP Otsus) Papua menegaskan kembali dua aspek krusial dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak di provinsi tersebut, yaitu kualitas makanan dan ketepatan distribusi.
Latar Belakang Program
Program MBG diluncurkan sebagai respons pemerintah pusat untuk mengatasi masalah gizi buruk di wilayah Papua, khususnya di daerah terpencil yang memiliki akses terbatas terhadap pangan bergizi. Target utama program ini adalah anak usia dini dan siswa sekolah dasar di seluruh kabupaten dan kota di Papua.
Fokus pada Kualitas Makanan
KEPP Otsus menekankan bahwa makanan yang diberikan harus memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan, mencakup protein, vitamin, mineral, serta karbohidrat kompleks. Setiap paket makanan harus mengandung setidaknya 400 kalori dan 12 gram protein per porsi, sesuai pedoman Kementerian Kesehatan.
Ketepatan Distribusi
Distribusi yang tepat waktu dan tepat sasaran menjadi prioritas untuk menjamin bahwa manfaat program dapat dirasakan secara merata. KEPP Otsus menginstruksikan aparat daerah untuk menggunakan data sensus terakhir, memetakan sekolah dan pusat komunitas, serta mengoptimalkan logistik dengan dukungan armada kendaraan khusus.
Langkah Implementasi
- Pengadaan bahan pangan melalui tender terbuka yang menekankan sertifikasi halal dan standar kualitas.
- Penyusunan menu harian yang variatif, melibatkan ahli gizi lokal.
- Pembentukan tim distribusi di masing-masing kabupaten, dilengkapi dengan sistem pelaporan digital.
- Monitoring dan evaluasi bulanan oleh tim independen untuk mengidentifikasi hambatan dan melakukan perbaikan.
Data Target Program
| Kabupaten/Kota | Jumlah Anak Sasaran | Status Distribusi |
|---|---|---|
| Jayapura | 12,500 | Berjalan |
| Manokwari | 9,800 | Persiapan |
| Merauke | 15,200 | Berjalan |
| Papua Barat | 7,400 | Belum Mulai |
Dengan menitikberatkan pada kualitas dan distribusi, KEPP Otsus berharap program MBG dapat menurunkan prevalensi gizi buruk secara signifikan dalam jangka pendek dan menumbuhkan pola makan sehat bagi generasi muda Papua.