Setapak Langkah – 04 Juli 2026 | Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat pelaksanaan program pompanisasi guna memastikan ketersediaan air irigasi pada musim tanam yang sedang berlangsung. Program ini bertujuan mengoptimalkan penggunaan pompa air, baik pompa diesel maupun listrik, di wilayah-wilayah pertanian yang mengalami penurunan pasokan air akibat curah hujan yang tidak merata.
Berikut langkah-langkah utama dalam program percepatan pompanisasi:
- Identifikasi daerah yang mengalami kekurangan air melalui survei lapangan dan citra satelit.
- Pemilihan jenis pompa yang sesuai dengan kondisi topografi dan sumber energi setempat.
- Pengadaan dan distribusi pompa secara cepat melalui mekanisme tender khusus.
- Pelatihan petani dan operator pompa tentang operasi, perawatan, dan efisiensi energi.
- Monitoring dan evaluasi pasca‑penyebaran untuk memastikan pompa berfungsi optimal.
Target jangka pendek Kementan adalah meningkatkan kapasitas irigasi sebesar 15 % pada akhir musim tanam ini, yang diproyeksikan dapat menambah produksi padi nasional hingga 1,2 juta ton. Selain itu, program ini diharapkan menurunkan risiko gagal panen akibat kekeringan dan membantu stabilitas harga pangan di pasar domestik.
Pejabat Kementan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta lembaga keuangan untuk mendukung pendanaan dan pemeliharaan pompa. Dengan percepatan program ini, Kementan berharap dapat memperkuat ketahanan pangan nasional dan memastikan pasokan pangan tetap terjaga selama periode kritis.