Setapak Langkah – 10 Mei 2026 | Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Pemerintah Kabupaten Magetan meluncurkan program intensif untuk meningkatkan penyerapan telur dari peternak lokal. Program ini bertujuan memperkuat rantai pasok telur di daerah Jawa Timur, sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak kecil.
Latihan dan pendampingan
Peternak diberikan pelatihan tentang manajemen kandang, sanitasi, dan standar kebersihan produk. Tim teknis Kementan dan Bapanas juga melakukan pendampingan lapangan secara berkala untuk memastikan penerapan praktik terbaik.
Skema penyerapan
Melalui skema penyerapan, telur yang memenuhi standar mutu akan langsung dibeli oleh Bapanas untuk didistribusikan ke pasar tradisional, institusi pendidikan, dan rumah sakit di wilayah Jawa Timur. Harga beli ditetapkan di atas harga pasar lokal, sehingga peternak memperoleh margin yang lebih baik.
Target dan dampak
| Indikator | Target 2024 |
|---|---|
| Jumlah peternak terlibat | 1.200 orang |
| Volume penyerapan telur | 15.000 ton |
| Peningkatan pendapatan peternak | +12 % |
Jika target tercapai, diperkirakan pendapatan peternak di Magetan akan meningkat secara signifikan, sekaligus menurunkan tingkat kebocoran pasokan telur ke pasar luar daerah.
Harapan ke depan
Kementan dan Bapanas menegaskan komitmen untuk memperluas program serupa ke kabupaten lain di Jawa Timur. Diharapkan, mekanisme penyerapan ini dapat menjadi model bagi daerah lain dalam mengoptimalkan produksi telur lokal.