Setapak Langkah – 09 Juni 2026 | I.League resmi merilis hasil penilaian infrastruktur stadion yang diajukan oleh klub-klub peserta Championship 2026/27. Penilaian ini menjadi langkah penting untuk memastikan standar fasilitas yang layak bagi kompetisi tingkat menengah di Indonesia.
Proses evaluasi melibatkan tim inspeksi independen yang menilai tiga aspek utama: keamanan, kenyamanan penonton, dan kelayakan teknis lapangan. Berikut rincian kriteria yang dipakai:
- Keamanan: Sistem kontrol masuk, penerangan darurat, dan jalur evakuasi.
- Kenyamanan: Jumlah tempat duduk, fasilitas toilet, dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.
- Kelayakan Teknis: Kualitas rumput, sistem drainase, serta fasilitas media dan ruang ganti tim.
Dari total 20 stadion yang diajukan, 12 stadion berhasil memenuhi semua standar, sementara 5 stadion memperoleh nilai koreksi dan diwajibkan melakukan perbaikan dalam jangka waktu tiga bulan. Dua stadion tidak lolos karena gagal memenuhi standar keamanan dasar, dan tiga stadion masih dalam proses peninjauan lanjutan.
Klub-klub yang stadionnya dinyatakan layak akan langsung berhak menjadi tuan rumah pertandingan Championship 2026/27. Sementara klub yang harus melakukan perbaikan diberikan waktu hingga akhir September 2024 untuk menyelesaikan rekomendasi inspeksi.
Pihak I.League menegaskan bahwa standar ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas kompetisi, tetapi juga mendukung pengembangan sepak bola di tingkat akar rumput serta memberikan pengalaman menonton yang lebih baik bagi para supporter.