Setapak Langkah – 25 Mei 2026 | Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi peluang penting untuk meningkatkan kesejahteraan peternak di provinsi ini. Menurut data Dinas Peternakan, permintaan hewan kurban pada periode ini diperkirakan naik hingga 30% dibandingkan tahun sebelumnya.
Berbagai program telah disiapkan pemerintah provinsi untuk memaksimalkan manfaat ekonomi bagi para peternak, antara lain:
- Penyediaan kredit murah melalui Bank Jatim dengan bunga khusus bagi peternak yang menambah populasi sapi, kambing, atau domba.
- Pemberian subsidi pakan ternak sebesar 15% untuk peternak kecil hingga menengah.
- Peningkatan fasilitas pasar tradisional khusus hewan kurban di Surabaya, Malang, dan Kediri.
- Penyuluhan teknik pemeliharaan intensif guna meningkatkan kualitas daging dan nilai jual.
Gubernur Khofifah juga menyoroti peran peternak perempuan yang semakin aktif dalam rantai pasokan kurban. Pemerintah berkomitmen menambah pelatihan bagi mereka, termasuk manajemen keuangan dan pemasaran digital.
Dalam rapat koordinasi dengan Ketua Asosiasi Peternak Jawa Timur, diproyeksikan bahwa pendapatan peternak dapat meningkat rata‑rata Rp 2,5 juta per kepala hewan kurban, dengan total kontribusi tambahan bagi perekonomian daerah mencapai Rp 200 miliar selama musim Idul Adha.
Langkah‑langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan peternak, tetapi juga menstabilkan harga hewan kurban, menjaga ketersediaan stok, serta mendukung ketahanan pangan dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.