Setapak Langkah – 20 Juni 2026 | Pada 26 Juni 2024, jaringan listrik di Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir yang mengganggu aktivitas ribuan konsumen. Penyebab utama yang diungkapkan oleh Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo adalah gangguan teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang berlokasi di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Berikut ini beberapa poin penting terkait insiden tersebut:
- PLTU yang terdampak: PLTU 2 Jawa Barat (Cilegon) dan PLTU 3 Jawa Timur (Pasuruan) – masing‑masing mengalami kerusakan pada turbin utama.
- Wilayah yang mengalami pemadaman: Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
- Durasi pemadaman: rata‑rata 2‑3 jam per wilayah, dengan beberapa area mengalami pemadaman hingga 5 jam.
Dirut PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada seluruh pelanggan dan pihak terkait atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia menegaskan bahwa tim teknis PLN telah melakukan langkah‑langkah berikut untuk memulihkan pasokan listrik:
- Menurunkan beban secara bertahap pada jaringan utama.
- Melakukan perbaikan darurat pada turbin yang mengalami kegagalan.
- Mengaktifkan pembangkit cadangan (cadangan gas dan pembangkit air) untuk menutupi kekurangan produksi.
Berikut tabel perkiraan pemulihan pasokan listrik pada hari berikutnya:
| Wilayah | Waktu Pemulihan |
|---|---|
| Banten & DKI Jakarta | 08.00 – 10.00 WIB |
| Jawa Barat | 09.00 – 11.00 WIB |
| Jawa Tengah | 10.00 – 12.00 WIB |
| Jawa Timur | 11.00 – 13.00 WIB |
PLN menegaskan komitmen untuk meningkatkan keandalan jaringan dan mempercepat proses perbaikan pada PLTU yang terganggu. Selain itu, perusahaan juga berencana memperluas penggunaan sumber energi terbarukan guna mengurangi ketergantungan pada pembangkit berbasis batu bara.
Para konsumen diharapkan untuk terus memantau informasi resmi melalui saluran PLN dan menghemat penggunaan listrik selama masa pemulihan. PLN berjanji akan memberikan pembaruan secara berkala hingga seluruh wilayah kembali mendapatkan pasokan listrik secara normal.