histats

Earth Hour 2026: Gerakan Bersama Hotel Ciputra Jakarta dan Pertamina Patra Niaga Menginspirasi Ribu Orang Hemat Energi

Earth Hour 2026: Gerakan Bersama Hotel Ciputra Jakarta dan Pertamina Patra Niaga Menginspirasi Ribu Orang Hemat Energi

Setapak Langkah – 31 Maret 2026 | Jakarta, 28 Maret 2026 – Pada malam ini dunia kembali bersatu dalam aksi global Earth Hour, sebuah gerakan tahunan yang mengajak jutaan orang mematikan lampu selama satu jam sebagai simbol kepedulian terhadap perubahan iklim. Di Indonesia, perayaan ini tidak hanya sekadar menurunkan lampu, melainkan menjadi panggung bagi perusahaan‑perusahaan besar untuk menampilkan inisiatif konkrit dalam mengurangi jejak karbon. Dua contoh paling menonjol tahun ini adalah Hotel Ciputra Jakarta dan Pertamina Patra Niaga, yang masing‑masing menyumbangkan langkah inovatif bagi masyarakat luas.

Hotel Ciputra Jakarta: Dari Lampu Hemat Energi hingga Komitmen Hijau

Hotel bintang lima yang terletak strategis dekat Bandara Internasional Soekarno‑Hatta ini mengusung tema “Passion for Planet”. Pada 27 Maret 2026, hotel memulai rangkaian program CSR dengan membagikan lampu hemat energi kepada pedagang kaki lima, warga sekitar, serta pengemudi ojek online. Lampu tersebut dipilih karena konsumsi listriknya jauh lebih rendah dibandingkan lampu konvensional, sehingga dapat mengurangi beban tagihan listrik sekaligus menurunkan emisi CO₂.

Selama puncak Earth Hour pada 28 Maret, lobi hotel dihiasi instalasi bertuliskan “60+ HCJ” yang melambangkan 60 menit satu jam bersama Hotel Ciputra Jakarta. Para tamu diundang untuk mematikan lampu di kamar masing‑masing selama satu jam, sementara hotel menyediakan “Green Pledge Board” – papan komitmen hijau tempat tamu menuliskan aksi kecil seperti mengurangi penggunaan plastik atau menghemat energi di rumah.

“Melalui aksi sederhana ini, kami berharap setiap langkah kecil dapat berkontribusi pada perubahan besar bagi bumi,” ujar Michael Perdikaris, General Manager Hotel Ciputra Jakarta. Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif tamu dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program.

Pertamina Patra Niaga: Mengurangi Konsumsi BBM dan Emisi di Kilang Cilacap

Pertamina Patra Niaga, anak perusahaan Pertamina yang mengelola jaringan distribusi bahan bakar, turut merayakan Earth Hour dengan mematikan lampu di perumahan kilang dan kantor serta melakukan efisiensi energi di kilang Cilacap. Upaya ini berhasil menghemat sekitar 2.000 liter bahan bakar, setara dengan pengurangan emisi CO₂ sebanyak 5,2 ton.

Selain mematikan lampu, Pertamina Patra Niaga menerapkan program “Smart Lighting” yang mengganti lampu konvensional dengan LED berdaya rendah. Sistem kontrol otomatis ini menyesuaikan intensitas cahaya berdasarkan kehadiran manusia, sehingga energi tidak terbuang sia-sia. Hasilnya, konsumsi listrik di fasilitas kilang menurun hingga 15 persen selama periode Earth Hour dan berpotensi berkelanjutan sepanjang tahun.

“Earth Hour memberi kami momentum untuk mengevaluasi kembali kebiasaan operasional dan memperkenalkan teknologi yang lebih ramah lingkungan,” kata Direktur Operasi Pertamina Patra Niaga. “Penghematan BBM tidak hanya mengurangi biaya, tetapi juga memperkuat komitmen kami terhadap transisi energi bersih.”

Empat Cara Sederhana Menjaga Planet yang Didorong Earth Hour

  • Matikan lampu dan peralatan listrik yang tidak diperlukan selama satu jam setiap bulan, kemudian jadikan kebiasaan harian.
  • Ganti lampu pijar dengan LED yang mengonsumsi energi hingga 80% lebih sedikit.
  • Kurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan membawa tas belanja, botol minum, dan kemasan makanan ramah lingkungan.
  • Gunakan transportasi publik atau berbagi kendaraan untuk menurunkan emisi CO₂ dari sektor transportasi.

Dampak Positif dan Harapan Kedepan

Sinergi antara sektor perhotelan, energi, dan masyarakat umum menunjukkan bagaimana aksi kolektif dapat menghasilkan manfaat nyata. Dari lampu hemat energi yang dibagikan ke ribuan orang hingga penghematan bahan bakar di kilang industri, setiap inisiatif menambah titik terang pada agenda global perubahan iklim.

Dengan semakin banyak perusahaan yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam operasi mereka, harapan muncul bahwa Earth Hour tidak lagi sekadar simbol, melainkan katalisator perubahan kebijakan dan perilaku jangka panjang. Pemerintah dan regulator diharapkan dapat memperkuat insentif bagi teknologi rendah karbon, sementara masyarakat didorong untuk terus berpartisipasi dalam aksi‑aksi kecil yang berdampak besar.

Earth Hour 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor dapat mengubah tantangan iklim menjadi peluang inovasi. Jika semangat “Passion for Planet” dan efisiensi energi seperti yang ditunjukkan oleh Hotel Ciputra Jakarta serta Pertamina Patra Niaga dapat direplikasi oleh lebih banyak entitas, maka masa depan bumi yang lebih bersih dan berkelanjutan bukan lagi sekadar impian, melainkan kenyataan yang dapat diraih bersama.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *