Setapak Langkah – 08 Mei 2026 | Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Denis Chaibi, menyampaikan apresiasi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto atas langkah cepat dalam menyelesaikan perjanjian Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Uni Eropa dan Indonesia.
- CEPA mencakup penghapusan tarif pada hampir 90% produk perdagangan.
- Perjanjian ini diharapkan meningkatkan aliran investasi langsung asing (FDI) dari negara-negara anggota UE ke Indonesia.
- Skema kerja sama meliputi standar lingkungan, hak tenaga kerja, dan teknologi ramah lingkungan.
Chaibi menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak hanya menguntungkan kedua pihak secara ekonomi, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan Asia Tenggara dalam jaringan perdagangan global.
Pemerintah Prabowo menyambut baik komentar positif tersebut dan menegaskan komitmen untuk melaksanakan isi perjanjian secara transparan, serta memastikan manfaatnya dirasakan oleh seluruh sektor ekonomi, terutama UMKM.
Para pengamat menilai bahwa penyelesaian CEPA dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi Indonesia, mempercepat diversifikasi ekspor, dan mengurangi ketergantungan pada komoditas tradisional.