Setapak Langkah – 08 Mei 2026 | Para pengemudi ojek online (ojol) menggelar acara syukuran setelah pemerintah menetapkan tarif potongan bagi aplikator turun menjadi 8 persen. Keputusan tersebut dianggap sebagai kemenangan penting bagi ribuan driver yang selama ini menuntut beban biaya operasional yang lebih ringan.
Dalam sambutan resmi, Adian Napitupulu, salah satu perwakilan serikat driver, menegaskan bahwa perjuangan para pengemudi kini telah mencapai titik balik. “Setelah berbulan‑bulan bernegosiasi dan menuntut kebijakan yang adil, kami akhirnya melihat hasil yang nyata. Penurunan tarif potongan menjadi 8 persen berarti pendapatan kami tidak lagi tergerus secara signifikan,” ujar Napitupulu.
Berikut beberapa poin penting yang disampaikan dalam acara syukuran:
- Tarif potongan aplikator kini hanya 8 persen, turun dari tarif sebelumnya yang berada di kisaran 12‑15 persen.
- Penurunan tarif diharapkan meningkatkan margin keuntungan driver hingga 5‑7 persen per trip.
- Serikat driver akan terus memantau implementasi kebijakan dan menuntut transparansi dalam perhitungan tarif.
- Acara dihadiri oleh perwakilan platform ride‑hailing, anggota serikat, serta media lokal.
Para driver menyambut baik kebijakan ini dengan harapan bahwa kondisi keuangan mereka akan stabil kembali. Banyak yang menyatakan bahwa pengurangan potongan akan membantu menutupi biaya bahan bakar, perawatan kendaraan, dan asuransi yang selama ini menjadi beban utama.
Sementara itu, pihak platform ride‑hailing menegaskan komitmen mereka untuk mendukung kebijakan pemerintah serta memastikan bahwa perubahan tarif diterapkan secara adil di seluruh wilayah operasional.
Keberhasilan penurunan tarif potongan aplikator ini menjadi contoh nyata bagaimana dialog konstruktif antara driver, serikat, dan regulator dapat menghasilkan kebijakan yang lebih menguntungkan bagi semua pihak.